Mungil tapi Cantik, Bagaimana Cara Merawat Mawar Mini agar Rajin Berbunga?

Tanpa sengaja ketika sedang berburu tanaman Mawar Mini tertentu di toko daring, ada iklan promo bunga dari salah satu toko bunga langganan. Tanaman mawar mini (mini rose) yang dijual dari Bandung Barat. Tanpa berpikir panjang, saya akhirnya membeli dua tanaman sekaligus. Harganya hanya Rp10.000 untuk satu tanaman. Murah, kan?

Ketika paketnya datang, saya cukup terkejut melihat ukuran tanamannya. Tanaman yang datang kurang lebih setinggi 15 cm. Namun sudah berbunga. Jujur saja, meski sudah melihat di tayang promo bunga, saya baru pertama kali melihat bunga mawar sekecil itu secara nyata.

Daunnya kecil-kecil, bunga yang sudah mekar ukurannya kurang lebih hanya sebesar kuku ibu jari. Benar-benar mini sesuai namanya.

Saya pun segera memindahkannya ke pot yang sudah diisi media tanam. Seiring waktu, memberikan kepuasan, tumbuh baik di pot.

Kejutannya adalah, meskipun bunganya kecil, ketika mekar bergerombol, mawar mini terlihat cantik sekali. Ada kesan mungil, manis, dan menggemaskan yang membuat saya betah memandanginya.

Mungkin tanpa disadari, kita juga pernah melihat bunga ini dalam rangkaian bouquet atau buket bunga. Biasanya, mawar mini menjadi bunga pelengkap untuk menemani bunga utama yang ukurannya lebih besar.

Mawar Mini Sempat Meranggas, tetapi Bisa Berbunga Lagi
Namanya juga tanaman, ada masanya terlihat segar dan penuh bunga, tetapi ada pula saatnya meranggas.

Setelah bunga-bunganya habis, mawar mini saya mulai kehilangan pesonanya. Batang dan rantingnya tampak kering, sementara daunnya berguguran satu per satu.

Jujur, rasanya sayang kalau harus langsung dipangkas. Apalagi, sebelumnya tanaman ini terlihat cantik dengan bunga-bunga mungil yang bermekaran.

Namun, seperti yang sering dilakukan kepada tanaman lain, tanpa ragu saya memangkas batang yang sudah tidak berdaun agar bisa kembali tumbuh tunas daun baru. Lebih dari itu, batang hasil potong bisa kembali ditanam sebagai cara untuk memperbanyaknya.

Benar saja, beberapa waktu kemudian, tanaman ini mulai menumbuhkan daun baru. Tidak berhenti sampai di situ, tunas-tunasnya kembali tumbuh dan bunga-bunga mungilnya pun muncul lagi.

Mengapa Mawar Mini Lebih Subur Saat Ditanam Langsung di Tanah?
Karena sudah meranggas, saya mencoba memindahkannya satu ke tanah. Ternyata, tanaman yang dipindahkan ke tanah tumbuh lebih subur dan menghasilkan bunga lebih banyak.

Sementara itu, mawar mini yang tetap berada di pot membutuhkan perhatian lebih. Media tanamnya perlu dijaga agar tetap gembur dan unsur haranya tercukupi.

Salah satu penyebabnya adalah ruang tumbuh akar yang lebih luas ketika tanaman ditanam langsung di tanah. Akar bisa menjangkau area yang lebih besar untuk menyerap air dan unsur hara, selama kondisi tanahnya mendukung.

Tinggalkan Balasan